Wisata Museum Angkut Otbound malang

Bagi beberapa orang, museum mungkin terdengar membosankan. Museum biasa dikunjungi oleh rombongan pelajar yang sedang melakukan study tour atau karyawisata. Oleh karena itu, biasanya museum tidak dijadikan opsi ketika orang akan pergi berlibur. Orang-orang lebih tertarik pada destinasti wisata yang bernuansa alam, menantang adrenalin, atau apapun itu selain museum. Meskipun begitu, tidak sedikit juga orang yang memilih untuk menghabiskan waktu liburan atau waktu senggangnya dengan mengunjungi museum. Seperti Museum Fatahillah di Jakarta yang selalu dikunjungi wisatawan. Meskipun kebanyakan pengunjung memang hanya menghabiskan waktunya di luar museum yang merupakan bagian dari Kota Tua Jakarta.

Berbicara wisata outbound di Malang yang tak ada habisnya, selalu saja ada tempat baru atau tempat yang belum dikunjungi bagi mereka yang berwisata ke Malang, dan jika berbicara mengenai museum maka ada satu museum di Malang yang selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, popularitas museum yang satu ini semakin melambung di kalangan wisatawan tanah air atau domestik dari berbagai kalangan usia. Museum ini bernama Museum Angkut. Terdengar dari namanaya, mungkin yang pertama Anda bayangkan adalah transportasi. Anda tidak salah. Museum Angkut ini memang mengoleksi sekitar kurang lebih 300 kendaraan dari berbagai negara dan berbagai era. Dengan luas sekitar 3,8 hektar, Museum Angkut merupakan museum terbesar di Asia Tenggara.

Berbicara wisata outbound di Malang yang tak ada habisnya, selalu saja ada tempat baru atau tempat yang belum dikunjungi bagi mereka yang berwisata ke Malang, dan jika berbicara mengenai museum maka ada satu museum di Malang yang selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, popularitas museum yang satu ini semakin melambung di kalangan wisatawan tanah air atau domestik dari berbagai kalangan usia. Museum ini bernama Museum Angkut. Terdengar dari namanaya, mungkin yang pertama Anda bayangkan adalah transportasi. Anda tidak salah. Museum Angkut ini memang mengoleksi sekitar kurang lebih 300 kendaraan dari berbagai negara dan berbagai era. Dengan luas sekitar 3,8 hektar, Museum Angkut merupakan museum terbesar di Asia Tenggara.

Tidak hanya itu saja, di bagian luar Museum Angkut ini terdapat replika pasar apung. Seperti yang mungkin Anda pernah dengar, di Pasar Apung ini menyediakan aneka makanan dan minuman. Jadi, jika Anda merasakan perut keroncongan ketika berkunjung ke Museum Angkut, Anda bisa singgah di Pasar Apung. Dengan harga tiket Rp 70.000,- pada hari biasa dan Rp 100.000,- pada akhir pekan, Anda dapat memuaskan diri Anda di Museum Angkut yang terletak di Jalan Terusan Sultan Agung No. 2, Kecamatan Batu, Kota Batu, Malang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *